berulang kali aku dengar satu satunya lagu yang kau sempat bagi. timbul rasa hairan. kau tentu faham bukan? hakikatnya, aku yang jatuh cinta, aku yang bertepuk sebelah tangan, aku yang bahagia seorang, aku yang menangis seorang.. hakikatnya sekarang, aku yang selalu menunggumu.
aku menyedari telah jatuh cinta
tapi aku tak bisa mengungkapkan
terasa bahagiaku mencintaimu
walaupun kau belum mencintaiku
aku disini kan selalu menunggu
yang selalu ada disetiap waktumu
selalu menanti jawapanmu
untuk cinta yang terakhir
semakin ku bisa untuk menyayangi
semakin ku bisa untuk mengerti
dari semua hidupmu yang penuh duka
kan ku hapus semua menjadi indah
takkan pernah hilang rasaku
cinta yang membawa dalam hatiku
bagai mata yang tak terpejam
aku tetap menantimu
aku di sini kan selalu menunggu
yang selalu ada di setiap waktumu
selalu menanti jawapanmu
untuk cintamu
tak akan pernah hilang rasaku
cinta yang membawa dalam hatiku
bagai mata yang tak terpejam
aku tetap menantimu
begini rupanya kepedihan itu. aku faham. tapi hati aku tidak pernah hendak faham. aku kan tetap menantimu.
No comments:
Post a Comment